Sayang Itu Apa Sebenarnya?
Saat ini rasa sayang cinta atau sejenisnya tidak bisa lagi dirasakannya untukmu. Dia tidak tahu apa yang ada dihati tentangmu. Sangat berat baginya untuk meninggalkanmu, sangat berat pula untuk mempertahankanmu. Kamu terlalu egois dimatanya, terkadang ia sangat mencintaimu dan tak jarang diwaktu yang sama ia juga sangat membencimu.
Yahh.... Dia benci dengan kamu, sangat benci. Tapi dia tidak ingin meninggalkan kamu sendiri dia tak mau melihat kamu dengan orang lain nantinya. Dari yang awalnya hanya ingin membalas
dendam sakit hati untuk kembali menjalin hubungan yang sama sekali tanpa cinta. Dia berharap
kamu merasakan sakit yang lebih dari yang pernah dirasakannya saat itu.
Kamu pikir dia akan rela menerimamu kembali?
Haahaaa.....
Dia hanya ingin membuat kamu merasakan sakit dan malu lebih dari yang dirasakannya makanya dia sampai sejauh ini menyakitimu.
Kamu berbohong dan mendua selama sebulan lebih dan saat ini kamu telah berhasil dibohongi selama setahun lebih. Dia merasa itu impas, walaupun kamu cuman dibohongi tanpa diduakan seperti saat itu kamu menduakannya.
Dan itu juga telah cukup memuaskannya membodohimu dengan menjalin cinta tanpa rasa sayang. Biarlah orang mengatakan jahat ataupun kejam, kalau dipikir dari awal kamu yang terlalu egois tidak bisa mengambil keputusan dan akhirnya menjadikannya selingkuhan.
Kamu pikir dia akan terus mau seumur hidup menjalin hubungan yang diawali sebagai selingkuhan dan sampai saat ini kamu masih cukup egois memiliki banyak cadangan diluar sana berselingkuh walaupun tanpa status. Sangat banyak wanita yang katanya dekat denganmu.
Awalnya dia tak mau memperdulikannya tapi setelah dipikirnya kembali dan agar kebohongannya tak kamu curigai makanya dia bersikap layaknya wanita pada umumnya yang marah saat pasangannya bersama wanita lain.
Disaat seperti itu dia telah merasa sangat puas bisa mengatur-atur hidupmu sesukanya.
Haahaa..... Dasar bodoh.
Memang dia jahat tega membuaimu dengan cinta palsu. Dia memang sangat jahat, tapi disaat pikirannya telah puas membohongimu tiba-tiba hati kecilnya merasa ingin terus bersamamu dalam
cinta dan rasa sayang yang sesungguhnya disinilah dilema terbesar yang dari awal ditakutkannya bagaimana kalau akhirnya dia betul-betul mencintamu dengan tulus?
Dia merasa masih cukup mampu menahan perasaannya untuk melupakanmu segera dan menjauh darimu. Suatu saat dia akan memberitahukan kamu yang sesungguhnya atau saking terlalu sayangnya dia padamu mungkin dia tak akan pernah mengatakan segalanya.
Yahh.... Dia benci dengan kamu, sangat benci. Tapi dia tidak ingin meninggalkan kamu sendiri dia tak mau melihat kamu dengan orang lain nantinya. Dari yang awalnya hanya ingin membalas
dendam sakit hati untuk kembali menjalin hubungan yang sama sekali tanpa cinta. Dia berharap
kamu merasakan sakit yang lebih dari yang pernah dirasakannya saat itu.
Kamu pikir dia akan rela menerimamu kembali?
Haahaaa.....
Dia hanya ingin membuat kamu merasakan sakit dan malu lebih dari yang dirasakannya makanya dia sampai sejauh ini menyakitimu.
Kamu berbohong dan mendua selama sebulan lebih dan saat ini kamu telah berhasil dibohongi selama setahun lebih. Dia merasa itu impas, walaupun kamu cuman dibohongi tanpa diduakan seperti saat itu kamu menduakannya.
Dan itu juga telah cukup memuaskannya membodohimu dengan menjalin cinta tanpa rasa sayang. Biarlah orang mengatakan jahat ataupun kejam, kalau dipikir dari awal kamu yang terlalu egois tidak bisa mengambil keputusan dan akhirnya menjadikannya selingkuhan.
Kamu pikir dia akan terus mau seumur hidup menjalin hubungan yang diawali sebagai selingkuhan dan sampai saat ini kamu masih cukup egois memiliki banyak cadangan diluar sana berselingkuh walaupun tanpa status. Sangat banyak wanita yang katanya dekat denganmu.
Awalnya dia tak mau memperdulikannya tapi setelah dipikirnya kembali dan agar kebohongannya tak kamu curigai makanya dia bersikap layaknya wanita pada umumnya yang marah saat pasangannya bersama wanita lain.
Disaat seperti itu dia telah merasa sangat puas bisa mengatur-atur hidupmu sesukanya.
Haahaa..... Dasar bodoh.
Memang dia jahat tega membuaimu dengan cinta palsu. Dia memang sangat jahat, tapi disaat pikirannya telah puas membohongimu tiba-tiba hati kecilnya merasa ingin terus bersamamu dalam
cinta dan rasa sayang yang sesungguhnya disinilah dilema terbesar yang dari awal ditakutkannya bagaimana kalau akhirnya dia betul-betul mencintamu dengan tulus?
Dia merasa masih cukup mampu menahan perasaannya untuk melupakanmu segera dan menjauh darimu. Suatu saat dia akan memberitahukan kamu yang sesungguhnya atau saking terlalu sayangnya dia padamu mungkin dia tak akan pernah mengatakan segalanya.
Komentar
Posting Komentar